Tuesday, March 21, 2006

Biasa

Bangun pagi pukul 08.00, ambil rokok, disumet, trus di nikmati...tak lupa mbikin segelas es kopi, untuk penyegaran. melihat ke arah komputer, semua tampak biasa dan seperti biasa, ada pak poor, dan lain-lain.... sambil menghisap rokok, buka friendster, ah tidak ada apa-apa...tutup lagi, buka multiply, juga biasa saja...oh iya, belum ngelihat tagihan kartu halo bulan ini, buka 9210i kesayanganku, pilih menu message, ketik HALO dan kirim ke 333 (iklan layanan masyarakat kie, hehehe) tak alam pesan terikirim, dan sambil melihat hp yang satunya apakah ada sms atau missed call....ah ternyata kosong, dan 9210i pun melantunkan tembang dari Bondan Prakoso & Fade2Black...oh sms balasan dari telkomsel, ternyata tagihan untuk bulan ini masih berjumlah Rp 110,540, okelah..masih aman (upaya penghematan lumayan sukses, soale biasanya tanggal segini sudah habis 400ribu, hahaha)
Kulanjutkan aktifitas pagi hari, terasa ada yang aneh! apakah itu? oh iya...perutku terasa melilit, waktunya untuk membuang rejeki yang telah kunikmati rupanya, dengan tergesa kunyalakan sebatang rokok lagi, tetapi kali ini bukan yang biasanya, kuambil rokok yang cepat abis, LA Lights special edition dari bapak, selain rasanya yang beda dari LA yang dijual di toko, rokok jenis ini cepat habis dan tidak terbuang kalo di hisap sembari mengkhayal di wc. Setelah urusan perWC-an beres, ah mengapa tidak mandi sekalian? sudah 3 hari tidak mandi, apa kata wanita-wanita nantinya? hahaha, akhirnya mandi dengan "serius", sampai lama banget kayak putri keraton, akhirnya keluar kamar mandi dengan tubuh segar! setelah mandi dan berganti pakaian yang lebih pantas (pantas untuk diajak keluar) aku men-starter shogun hitam yang berdiam di parkiran kost, kupanasi sebentar lalu langsung kugeber menuju satu tujuan! Mie Jakarta, ya, mau makan apalagi di pagi hari begini? di tengah jalan bertemu dengan Angel, dengan muka masih kusut dan ngecap bantal dia menyapaku dan akau membalasnya, rupanya dia akan ke tempat Meitri, ya sudah, kulanjutkan lagi melewati sebuah tanjakan, satu-satunya jalan besar yang menuju ke dunia luar (luar Bukit Indah), sesampainya di Mie Jakarta, pengunjung sudah sangat ramai 9ah, telat datang pikirku), tak apalah, aku memesan semangkok mie komplit dengan ukuran jumbo (kalau yang biasa , gak wareg rek!), daripada menunggu di tempat rame, mendingan naik ke lantai 2, masuk ke Gubuk Dongeng, setelah mencari-cari buku yang akan kupinjam, akhirnya aku memutuskan untuk meminjam dua buah buu karangan P.A.T, Sekali Peristiwa Di Banten Selatan, dan Di tepi Kali Bekasi, oke, bayar dan ngurus administrasi, aku turun lagi, dan...ah...bertambah ramai, untungnya masih ada sisa satu tempat duduk di pojokan, langsung saja aku duduk disitu dan membaca sembari menunggu pesenan datang, tak lama duduk, semangkok mie ukuran jumbo dengan segelas es teh tawar pun datang, asyik...langsung saja Sikat!!!begitu perintah komandan otak kepada seluruh indera ku...tanpa memperdulikan lagi keadaan sekitar, aku segera menghabisi sang korban, cukup membutuhkan waktu rupanya...akhirnya setelah selesai, aku membayar di kasir, dan mendapat potongan 500 rupiah ( langganan sih, masa iya gak dapet diskon...)
Sesampainya di kost, agak sedikit bingung, kuliah masih lama, dan tidak ada kerjaan, ah iya aku kan baru aja minjem buku, akhirnya kubaca buku Sekali Peristiwa Di Banten Selatan, well...P.A.T banget isinya..hehehe emang yang ngarang dia kan? sangat menarik! Setelah selesai menghabiskan satu buku, aku ingin melanjutkan ke buku yang satunya lagi, tapi setelah kupikir-pikir, masih lama kan balikinnya, mendingan buat ntar malem aja...sampai pada akhirnya aku memutuskan untuk menulis blog ini, keadaan di luar kamar hujan rintik-rintik disertai angin sepoi-sepoi, aku ditemani oleh teman setia sejak SMA, Djarum Super, hehehe..enak, gak cepet abis kalo di sambi. Akhirnya, sudah waktuku untuk berangkat kuliah.




Jah Is The Way,


V.K.P

No comments: